BERITA & UPDATE TERBARU
Rumah / Berita / Berita / Sejarah Makanan Kalengan

Sejarah Makanan Kalengan

Dilihat: 0     Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 10-06-2022 Asal: Lokasi

Menanyakan

tombol berbagi facebook
tombol berbagi twitter
tombol berbagi baris
tombol berbagi WeChat
tombol berbagi tertaut
tombol berbagi pinterest
tombol berbagi whatsapp
bagikan tombol berbagi ini

Asal Usul Makanan Kalengan

Abad ke-18–Awal ke-19: Pada tahun 1795, pemerintah Prancis, yang menghadapi kebutuhan untuk menyediakan makanan yang stabil bagi tentara dan pelautnya dalam berbagai pertempuran, menawarkan hadiah sebesar 12.000 franc untuk terobosan dalam pengawetan makanan. Nicolas Appert, seorang chef muda dari wilayah Champagne, mendedikasikan dirinya untuk penelitian ini. Dia mengemas makanan dalam botol sampanye dan menutupnya kedap udara dengan campuran keju dan jeruk nipis. Belakangan, ia beralih ke wadah kaca berleher lebar. Pada tahun 1804, ia mulai bereksperimen dengan daging yang dikemas dalam kaleng. Pada tahun 1806, kacang polong segar kalengannya sangat dipuji. Pada tahun 1810, ia secara resmi dianugerahi hadiah tersebut dan menerbitkan metodenya.


Perkembangan Makanan Kalengan

Awal Abad ke-19: Pada tahun 1810, pedagang Inggris Peter Durand memperoleh paten untuk menggunakan kaleng baja berlapis timah untuk menampung makanan, mengatasi masalah kerapuhan kaleng kaca. Pada tahun 1812, ia menjual patennya kepada insinyur Inggris Brown Denkin dan John Hall, yang mendirikan pabrik kaleng pertama di dunia. Pada awal abad ke-19, teknologi pengalengan diperkenalkan ke Amerika Serikat, dan pabrik pengalengan didirikan di Boston, New York, dan tempat lain.


Pertengahan Abad ke-19: Makanan kaleng terutama digunakan oleh orang-orang yang berada dalam situasi ekstrem, seperti penjelajah Arktik dan pelaut dalam perjalanan jarak jauh. Kota ini memainkan peran penting dalam memberi makan pasukan besar selama Perang Krimea, Perang Saudara AS, dan Perang Perancis-Prusia, dan memberikan rasa rumah bagi para penjelajah dan penjajah di negeri asing.


Akhir Abad ke-19 – Awal Abad ke-20: Setelah depresi global tahun 1873, ekspor makanan kaleng AS meningkat pesat, dipimpin oleh perusahaan seperti Campbell, Heinz, dan Borden. Pada tahun 1904, Perusahaan Mesin Max Ams di New York mematenkan proses jahitan ganda yang digunakan pada sebagian besar kaleng makanan modern, sehingga sangat meningkatkan efisiensi penyegelan dan kualitas kaleng.


Pertengahan Abad ke-20: Amerika Serikat memasuki “masa keemasan” makanan olahan, dan makanan kaleng menjadi sangat populer. Produsen mempromosikan manfaat makanan kaleng melalui buku masak dan program. Makanan kaleng juga menjadi populer di beberapa negara Eropa, seperti 'conservas' di Portugal dan Spanyol, terutama makanan laut kalengan yang sangat populer di bar.


Akhir Abad ke-20: Pada tahun 1960-an, Continental Can Co. AS pertama kali menggunakan aluminium untuk membuat tutup kaleng, dan kemudian aluminium menjadi bahan utama pembuatan kaleng. Pada tahun 1970-an, “revolusi hijau” menyebabkan penurunan berat kaleng aluminium secara signifikan. Pada saat yang sama, kecepatan produksi kaleng juga meningkat secara signifikan. Pada tahun 1969, kaleng lunak yang dikembangkan oleh Institut Penelitian Natick Angkatan Darat AS berhasil diterapkan pada program luar angkasa Apollo. Kaleng lunak disebut sebagai makanan kaleng generasi kedua dan merupakan inovasi besar dalam sejarah pengemasan makanan.


Penyebaran dan Pengembangan Makanan Kalengan yang Berkelanjutan

Di Seluruh Dunia: Pada abad ke-20, makanan kaleng menjadi populer di seluruh dunia. Di Tiongkok, Perusahaan Shanghai Taifeng mendirikan pabrik pengalengan pertama pada tahun 1906. Setelah berdirinya Republik Rakyat Tiongkok, produksi tahunan makanan kaleng meningkat secara eksponensial. Makanan kaleng juga telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari masyarakat di banyak negara lain, dan banyak digunakan dalam berbagai skenario seperti cadangan keluarga, aktivitas luar ruangan, dan bantuan darurat.


Zaman Modern: Produksi makanan kaleng pada dasarnya telah mencapai produksi yang berkelanjutan dan mekanis. Dengan berkembangnya teknologi, variasi makanan kaleng terus meningkat, serta teknologi pengemasan dan pengawetan juga terus ditingkatkan. Pada saat yang sama, tuntutan masyarakat terhadap kualitas dan keamanan makanan kaleng juga semakin tinggi, dan sistem peraturan terkait secara bertahap ditingkatkan.



Kesimpulan

Sejarah makanan kaleng mencerminkan perkembangan teknologi pengawetan makanan manusia. Dari kemasan awal botol kaca sederhana hingga kaleng logam modern dan kaleng lunak, makanan kaleng terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat dan memainkan peran penting dalam periode sejarah yang berbeda.


Ikuti Kami:

Tentang Kami

Qinhuangdao Ocean Food Co., Ltd didirikan pada tahun 1960. Ini adalah perusahaan pengolahan makanan komprehensif yang mengintegrasikan R&D, produksi dan penjualan.

Tautan Cepat

Kategori Produk

Aplikasi

Tautan Lainnya

Hak Cipta © 2025 Qinhuangdao Ocean Food Co., Ltd., Semua Hak Dilindungi Undang-undang