BERITA & UPDATE TERBARU
Rumah / Berita / Pengetahuan / Apa Isi Kaleng Makanan Pada Perang Dunia II?

Apa Isi Kaleng Makanan Pada Perang Dunia II?

Dilihat: 0     Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 12-06-2022 Asal: Lokasi

Menanyakan

tombol berbagi facebook
tombol berbagi twitter
tombol berbagi baris
tombol berbagi WeChat
tombol berbagi tertaut
tombol berbagi pinterest
tombol berbagi whatsapp
bagikan tombol berbagi ini

Selain daging makan siang kalengan yang khas, militer AS juga mengkhususkan diri pada jenis protein kalengan ini. Makanan kaleng ini menggunakan telur dan susu sebagai bahan bakunya. Karena telur, susu, dan zat lain tidak nyaman untuk diangkut, orang Amerika mengeringkannya dan menjadikannya bubuk. Sangat mirip dengan bubuk protein masa kini. Tentara AS menggunakan protein kalengan ini hanya dengan air, dan produk akhirnya menyerupai pasta wijen yang kita makan saat ini.


GI juga tidak menyukai protein kalengan ini, karena kekurangan serat dan vitamin, sehingga sering membuat tentara marah dan buang air besarnya tersumbat.


Makanan kaleng paling unik di militer AS adalah permen, coklat kaleng, dan rokok kaleng. Kaleng ini merupakan makanan non-pokok dengan keluaran yang relatif kecil, yang dapat digambarkan sebagai “sulit untuk menemukan kaleng”.


Militer AS dan Uni Soviet merebut Berlin dan membagi Jerman menjadi dua. Jerman bisa dikatakan sedang kacau, dan pasokan pangan menjadi prioritas utama Jerman. Pada saat itu, militer AS akan menukar kaleng makanan non-pokok tersebut dengan kerajinan tangan dan barang antik milik orang kaya setempat, dan juga akan menggunakan makanan non-pokok tersebut untuk menghabiskan makan malam musim semi bersama wanita Jerman.


Harus dikatakan bahwa pasokan makanan militer di Amerika Serikat adalah yang terlengkap pada saat itu. Dibandingkan dengan Amerika Serikat, negara-negara lain jauh lebih inferior.


Selama Perang Dunia II, Amerika Serikat dan Uni Soviet menandatangani Undang-Undang Pinjam-Sewa, di mana Amerika Serikat tidak hanya membantu Uni Soviet dalam hal senjata, tetapi juga makanan. Seperti kita ketahui bersama, industri berat di Uni Soviet berkembang pesat, namun industri ringan memiliki kekurangan yang besar. Saat itu, tentara Soviet di medan perang memakan daging babi kalengan, yang terbuat dari daging yang lebih banyak lemaknya. Orang Soviet sering kali mengambil sesendok daging kaleng dan menyesap vodka dengan kemurnian tinggi.


Ikuti Kami:

Tentang Kami

Qinhuangdao Ocean Food Co., Ltd didirikan pada tahun 1960. Ini adalah perusahaan pengolahan makanan komprehensif yang mengintegrasikan R&D, produksi dan penjualan.

Tautan Cepat

Kategori Produk

Aplikasi

Tautan Lainnya

Hak Cipta © 2025 Qinhuangdao Ocean Food Co., Ltd., Semua Hak Dilindungi Undang-undang